kalau via tol Tangerang - Merak :
- ambil exit arah Tangerang,
perhatikan jangan salah ambil jalur, karena setelah exit dari jalur utama tol itu akan ada pilihan jalur Tangerang atau Serpong - tentunya ambil arah menuju Tangerang.
- kemudian akan memasuki boulevard menuju Tangerang Kota, dengan ciri2 : jalan besar yang ditengahnya ada pembatas pagar hijau
- lurus terus sekitar 3 kilometer sampai ketemu traffic-light
(akan melewati Carrefour dikanan, dan lewat dikolong under-pass).
- sekarang memasuki kota, tetap saja lurus, sampai ketemu jam kota
ditengah jalan, maju sedikit perhatikan disebelah kiri ada Mesjid Agung - tepat didepan Mesjid Agung belok kekanan, dan ada gerbang masuk Taman Parkir.
- setelah bayar 1000,- perhatikan sebelah kiri ada jalan pertama - jangan belok kesitu, tapi di belokan kekiri yang kedua - belok kiri.
sekarang memasuki Jalan Bacharudin, melewati restoran Pondok Lauk :
Makan ditengah Taman dan Kolam - Pondok Lauk
http://smulya.multiply.com/photos/album/50Saungnya Adem, Lauknya Segala Macam.
http://smulya.multiply.com/photos/album/101- jalan terus sampai ketemu dikanan ada lapangan bola, diakhir
lapangan harus belok kekiri dan lanjut belok kekanan -
kini Pintu Air ala Terusan Panama itu terlihat dikiri jalan.
Kemungkinan parkir dipinggir Pintu Air agak sulit, jadi bisa parkir
didekat lapangan bola - jalannya lebar dan teduh.
Parkir saja dekat tukang makanan/minuman dan titip kendaraan
sama yang jualan disitu.
Kalau ke Pintu Air itu tentu harus hati2, karena pinggiran kanal
dan pembatas sungai tidak pakai pengaman, airnya juga dalam -
dulu sih saya suka loncat dari jalan sampai ke air yang belasan
meter dalamnya itu,he3.
Selesai dari sana anda bisa lanjut berkendara ke Bendung Sengego :
- di Pintu Air, ada jalan aspal - masuk kesitu dan menyebrangi sungai,
berarti melintasi Pintu Air Kembar kemudian Pintu Air Tunggal.
- didepan ada pertigaan, belok kekiri, dan akan melewati RS Kusta
Sitanala (kanan jalan) dan kuburan di kiri jalan.
- ada pertigaan, belok kekiri, dan masuk jembatan besar (kalau nengok kekanan maka Bendung Sengego kelihatan dekat sekali)
- setelah keluar jembatan langsung belok kanan dan mendekati Bendung, tempat parkir juga agak sulit karena jalan ramai sekali.
- mendekati Bendung, jalan berbelok kekiri - langsung menepi,
disitu ada gubuk yang menjual Laksa Tangerang dan juga Asinan
Tangerang - tempatnya aduhai sederhana, tapi Laksanya asyiik.
- anda bisa jalan kaki menyebrang jalan menuju ke Bendung, dan minta izin penjaga untuk naik ke puncak Bendung, pemandangannya keren sekali.
Kemungkinan besar diperbolehkan dan tentunya minta diantar juga.